0 Naikkan Tarif Angkutan, Izin Trayek PO akan Dicabut

Senin, 22 Agustus 2011
Read more

0 Dispar Terget Danau Bandar Kayangan Rapungkan 3 Tahun

Kamis, 18 Agustus 2011 Label:
PEKANABARU-Untuk memenuhi kebutuhan wisatawan khususnya masyarakat kota pekanbaru, dinas pariswisata Kota Pekanbaru akan menargetkan danau wisata bandar kayangan yang berada di Rumbai menjadi target tempat wisata kedepannya.

"Kami telah meresmikan danau wisata bandar kayangan, tanggal 25 Mei lalu, menjadi objek wisata untuk masayarakat kota pekanbaru,"ungkap Kadis Pariwisata Kota Pekanbaru, Dastrayani Dibra, Ahad (12/6) kemarin.

Dia mengatakan, danau wisata bandar kayangan ini direncanakan akan rapung dua sampai tiga tahun kedepan dengan memakan anggaran 60 milyard.

"Untuk tiga tahun kedepannya, objek wisata akan selesai dengan berbagai fasilitas seperti waterboom, wisata alam, restoran, traveling, jogging dan sebagainya,"ujarnya lagi.

Namun, meski demikian sebut Dibra lagi, untuk saat ini objek wisata tersebut sudah rapung sekitar 20 persen, dimana artinya masyarakat sudah bisa memanfaatkan fasilitas objek wisata seperti tempat permainan anak-anak, teater-teater serta tempat pertujukan lainnya.

"Masyarakat kota pekanbaru sudah bisa memanfaatkan fasiltas objek wisata tersebut, meski kita akui untuk jalan menuju objek wisata itu belum diaspal,"jelasnya.
Read more

0 Gepeng Semakin Marak, Dinsos Tak Mampu Atasinya.

Label:
PEKANABRU-Maraknya gelandangan dan pengemis (Gepeng), tentu saja meresahkan masyarakat, tak heran disetiap persimpangan jalan lampu merah banyak di jumpai,bahkan dijembatan penyebrangan menjadi sasaran untuk melakukan aksinya meminta belas kasihan.

Seperti yang diungkapkan Agung (25), keberadaan gepeng saat ini sangat meresahkan dan semakin menjamur saja, bahkan gepeng juga ada dijumpai di setiap rumah ibadah.

"Gepeng tidak hanya banyak dijumpai di persimpangan lampu merah, bahkan di emperan toko, jembatan penyebrangan, rumah ibadah dan di tempat keramaian juga menjadi ladang empuk untuk melaksanakan aksinya,"Ungkap Agung yang dijumpai,Ahad (13/6) kemarin.

Agung mengatakan, dengan semakin menjamurnya gepeng saat ini, seolah-olah pemerintah tidak mampu untuk mengatasinya, bahkan dinas sosial sebagai wahana pemberantasan gepeng juga tidak mampu untuk menyelesaikan permasalahan ini.

"Dimana fungsi pemerintah dan dinsos saat ini, sepertinya gepeng semakin meraja rela saja,"pungkas Agung.

lain Agung lain pula yang dikatakan Susi (22), mahasiswa di salah satu perguruan tinggi ini mengatakan keberadaan gepeng ini sudah menjadi sebuah profesinya, tanpa dengan banyak bekerja sudah mendapatkan uang dari belas kasihan dari orang lain.

"Gepeng ini, cuma kedok bagi orang pemalas, maka itu harus diberantas,"jelasnya.

Sememtara itu, Kabid dinas sosial Kota Pekanbaru, Yusri mengatakan gepeng ini tidak hanya masalah pemerintah dan dinas sosial saja, tetapi permasalahan kita bersama.

"jadi, butuh koordinasi seluruh pihak, mulai dari masyarakat, satpol PP dan pemerintah sendiri untuk menangani masalah gepeng ini,"kata Yusri.

Selanjutnya Yusri menghimbau masayarakat untuk tidak membiasakan menyumbang ataupun memberi uang kepada gepeng di jalanan supaya tidak ada lagi berkeliaran.

"Kami menghinbau seluruh masyarakat untuk sama-sama berkerja memberantas gepeng di kota pekanbaru,"ujarnya lagi
Read more

0 UR Bingung Tidak Diikutkan Serta Dalam Kepanitiaan PON.

Label:
PEKANABRU-Ditunjuknya kawasan Universitas Riau (UR) menjadi lahan tempat pelaksanaan perayaan PON ke XVIII tahun 2012 mendatang sangatlah tidak berpengaruh kepada UR sendiri. Hal ini dikarenakan UR tidak diikut sertakan dalam kepanitiaan pelaksanaan PON tersebut.

"Kita merasa aneh saja, ketika kita ditunjuk sebagai salah satu tempat pelaksanaan PON, namun tidak ada dilibatkan dalam kepanitiaan,"Ungkap Pembantu Rektor Tiga Universitas Riau, Ahmad, Jumat (10/6) kemarin.

Padahal Kata Ahmad, UR merupakan tuan rumah yang seharusnya ikut andil dalam pelaksanaan PON dan tidak hanya sebagai penonton."Paling tidak UR harus ikut andil untuk pelaksanaan ini, dan tidak sebagai penonton,"ujarnya lagi.

Dia mengatakan, sampai saat ini pihaknya tidak menerima panggilan maupun kerja sama dalam bidang kegiatan lainnya, bahkan koordinasipun tidak ada sama sekali dari pihak pelaksana PON.

"Sampai saat ini kita tidak menerima panggilan maupun kerja sama dalam bidang kegiatan lainnya, bahkan koordinasipun tidak ada sama sekali,"terangnya.

Ahmad mengharapkan, seharusnya UR diikut sertakan dalam pelaksanaan event tersebut.Hal ini dikarenakan berada di dalam lingkungan UR.

"Seharusnya UR diikutkan dalam pelaksanaan ini, tapi apa boleh buat, tak ikutpun tak apa-apa, kalaupun di ikutkan kami pun tidak menolak,"harapnya.


Read more

0 PT.POS Lestarikan Tradisi Ucapkan Idul Fitri, Dengan Perangko Gambar Sendiri

Label:
PEKANABARU-Kartu lebaran yang dulunya sangat bergairah kini telah meredup. Namun PT Pos Indonesia Cabang Pekanbau kembali ingin mengembalikan tradisi berkirim kartu lebaran saat menjelang datangnya hari raya Idul fitri dengan perangko yang gambarnya kresi sang pengirim.

Wakil PT Pos Indonesia Cabang Pekanbaru, Bosar, mengatakan lebaran tahun ini PT Pos Indonesia mencoba membangkitkan kembali jasa pengiriman kartu ucapan selamat Hari Raya Idul Fitri yang dulunya sangat populer di era tahun 1990-an.

“Kalau mengucapkan selamat Idul Fitri menggunakan SMS memang cepat, tapi tidak bisa berkesan dan tak bisa disimpan lama-lama,” ungkap Bosar ketika ditemui Haluan Riau, Jumat (19/8) kemarin.

Untuk meningkatkan pengiriman kartu ucapan lebaran tahun ini, PT Pos Indonesia menjalin kerjasama dengan berbagai unsur terutama pengusaha-pengusaha menengah keatas. Hal ini karena pengiriman ucapan tersebut dalam bentuk paketan bukan secara sendiiri-sendiri.

Caranya, sangat mudah yaitu tinggal membeli perangko  saja dalam satu peket sebanyakk 20 perangko seharga 45 ribu, dan pihaknya juga membuat perangko tersebut dengan foto pengirim yang berbentuk prisma yang unik.

"yang pasti setiap orang yang mengirim ucapan selamat lebaran melalui pos, bisa bebas menentukan ciri khas prangkonya." tambahnya lagi.

Lebih Jauh, ia juga menambahkan hingga kini pihaknya telah mencapai 25 persen dari target yang telah di tetapkan pada awal ramadhan lalu.

"Dari 200 juta keuntungan yang kami tergetkan 25 persen telah terealisasi." jelasnya

Bosar juga mengakui prangko ucapan selamat lebaran ini mempunyai objek pasar yang ekonominya menengah keatas, tapi ia tidak menutup kemungkinan untuk masyarakat biasa untuk memfaatkanya pasalnya pronngko ini tidak bisa di beli secara eceran.

"kami utamakan instansi-instansi besar baik swasta maupun pemerintah" ujarnya lagi.
Read more

0 RPH Keluhkan Turunnya Jumlah Sapi Yang Akan Dipotong.

Label:


PEKANABRU-Sejak dua minggu terakhir Pasokan sapi asal Australia terus berkurang, hal ini menjadi faktor utama menurunnya jumlah hewan yang akan di potong setiap harinya.

"Biasanya kami memotong 60 ekor sapi setiap harinya, namun untuk dua minggu terakhir hanya bisa memotong 40 ekor saja," ungkap Andra (30) seorang yang bekerja di rumah potong hewan (RPH) ketika ditemui Haluan Riau

Dikatakan Andra, dengan adanya hal ini pihaknya menjadi kewalahan untuk memenuhi permintaan pelanggan, sehingga ada pedagang yang tidak kebagian untuk di jual di pasaran.

"Gara-gara pasokan kurang, jadi kami harus membagi-bagi kepada penjualan daging, biasanya kami jatah 50 kg daging, sekarang menjadi 25 kg, dan ada juga yang tidak kebagian," ungkap Andra.

Lebih lanjut Andra, juga menjelaskan bahwa RPH mengalami kerugian mencapai 10-15 persen, ini karena jumlah hewan potong berkurang dan pihaknya terpaksa memotong hewan yang tidak layak potong (kurus).

"kami mengalami kerugian mencapai 15 persen dari harga satu ekor sapi, karena kami terpaksa memotonng sapi yang kurus," jelasnya.

Ketika disinggung soal sapi lokal Andra mengatakan jika  daging sapi lokal itu lembek dan jumlahnya sedikit ditambah lagi harganya yang mahal hingga mencapi Rp 120 ribu perkilogram. Ini jelas akan membabani masyarakat untuk membeli daging.

"Sapi lokal itu, dagingnya sedikit ditambah lagi hargannya yang mahal, kerena itu kita tidak sanggup menjualnya kepada pedagang pasar,"jelasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian kota Pekanbaru Sentot Prayetno ketika di komfirmasi tentang kurangnya pasokan daging yang ada di kota Pekanbaru Ia membantah  hal ini dikarenakan pasokan daging sapi untuk saat ini cukup.

"Saat ini dan lima hari kedepan pasokan daging cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat kota pekanbaru,"Ungkapnya.

Dia mengatakan, rumah potong hewan (RPH) melakukan pemotongan setiap harinya 30 ekor atau setara dengan 6 ton."Setelah ini baru kita akan memikirkan pasokan maupun ternak masyarakat bagaimana untuk mengatasi masalah kurangnya pasokan daging sapi,"tuturnya.

Selain itu, ia menjelaskan untuk saat ini saja stok sapi yang ada di pekanbaru sekitar 7000 ekor sapi dalam setahun sementara untuk perbulannya pekanbaru memasok sekitar 1000 ekor.

"Sapi-sapi ini dibawa di luar daerah seperti lampung, jawa, bali, dan tidak ketinggalan dari pekanbaru sendiri,"jelasnya.

Read more

0 Stok Beras Pekanbaru tujuh bulan kedepan aman

Label:



PEKANBARU-Stok beras untuk wilayah kota pekanbaru tujuh bulan kedepan tergolong masih aman.Hal ini dikarenakan pasokan beras masih mencukupi yaitu 4.706 ton.

Menurut Humas Bulog Devisi Regional R.Sitompul mengungkapkan dalam tujuh bulan kedepan nantinya Pekanbaru tidak akan kekurang beras.

"Sebanyak 4.706 ton telah kita telah mempersiapkan untuk menjelang ramadhan dan hari raya idul fitri,"Ungkap R.Sitompul, Rabu (7/6) kemarin, ketika ditemui  di ruang kerjannya.

Dia mengatakan, untuk beras saat ini kebanyakan di pasok dari negara Thailand dan Vietnam sementara beras lokal hanya sebagian kecil. Untuk beras Thailand pihaknya memasok sebanyak 17.476 ton sedangkan untuk beras vietnam sebanyak 6168 ton, sementara untuk beras lokal sendiri sekitar 450 ton.

"Kebanyakan beras yang di pasok berasal dari Thailand, Vietnam, dan di ikuti dengan beras lokal,"Ujarnya lagi.

Ketika disinggung soal kualitas beras yang telah di pasok Ia mengatakan kualitas tidak jauh beda dengan beras lokal misalnya saja beras solok, belida dan beras lainnya.

"Kualitasnya tidak jauh beda koq dengan beras yang ada dipasaran saat ini, namun bagi yang mempunyai uang jarang yang ingin membelinya, tetapi itu tergantung dari individu seseorang,"terangnya
Read more
 
Dani-Quinchy © 2010 | Designed by Blogger Hacks | Blogger Template by ColorizeTemplates